Sejarah suatu cermin dalam
melaksanakan suatu pembangunan apapun dalam suatu kehudupan karen Sejarah
merupakan titik awal suatu proses dalam suatu kehidupan baik dunia nyata maupun
dunia fana yang tidak terlepas dari proses penciptaan alam semesta yang terkait
dalam suatu keyakinan masing-masing,sehubungan dengan hal tersebut diatas kami
dapat uraikan sejarah desa Jinang dalem sebagai berikut : kata Jinangdalem jika
diartikan / dikaji dalam bahasa bali maka kata “jineng berasal dari kata
‘’Nyeneng ‘’ yang berarti : Tempat atau Kediaman. Sedangkan kata ‘’Dalem
berasal dari kata ‘’dalem’’yang artinya : Raja/Orang Dalam Kerajaan
seperti halnya (Dalem Bungkut, Dalem Segening, Dalem Waturenggong, Dalem
Samprangan dll). Jadi arti Jinangdalem adalah tempat kediaman seorang Raja atau
perna bertempat seorang Raja namun sampai sekarang Raja yang berdiam di Desa
Jinangdalem tidak tahu siapa yang sebenarnya. Untuk dapat menambah suatu fakta
dapat dibuktikan dengan adanya Pura Kawitan Jelantik yang letaknya di Pura
Dalem yang awalnya adalah Pura Kawitan Jelantik saja dan Pura Dalem hanya ada
di Kelurahan Penarukan, terkait dengan Arya Jelantik dengan Raja beliu
merupakan Pepatih dari Raja Abdi Raja atau orang dalam Kerajaan, yang lain
dapat dibuktikan dengan adanya : Pura Dalem Segening yang keberadaannya
diperbatasan Desa yang berbatasan dengan Kelurahan Penarukan.
MASYARAKAT MULTIKULTURAL
Multikultural secara etimologi marak digunakan pada tahun 1950 di Kanada. Konsepsi multikulturalisme diawali oleh perlawanan sebagian warga Kanada terhadap ambisi dominasi dan hegemoni kelompok anglo-saxon dan franco di pusat kekuasaan Kanada. Pandangan ini di amini juga oleh penulis buku Rethinking Multiculturalism, Bikhu Parekh (2001). Parekh mengatakan bahwa gerakan multikultural pertama kali muncul di Kanada dan Australia sekitar tahun 1970-an, kemudian menyebar di Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan lainnya. Inti dari multikulturalisme adalah kesediaan menerima kelompok lain secara sama sebagai kesatuan, tanpa mempedulikan perbedaan budaya, etnik, jender, bahasa, ataupun agama.
RINGKASAN IPS KELAS XI
1. Masuknya
Kekuatan –Kekuatan Asing di Indonesia
Berkembangnya pengaruh paham-pham bangsa
Eropa di dunia timur termasuk Indonesia, tidak terlepas dari terjadinya
Revolusi Pranci, Revolusi industri, dan Merkantilisme yang berdampak terhadap
dunia internasional.
A. Revolusi
Prancis
Revolusi Prancis adalah revolusi sosial
dan politik akibat tindakan absolutisme(tindakan sewenang wenang Raja terhadap
rakyat prancis) yang ditandai dengan penyerangan penjara Bastille.
Semboyan revolusi Prancis adalah liberte
(kebebasan) Egolite (persaman) dan Fraterinte (persaudaraan). Revolusi
Prancis sangat berpengaruh terhadap berbagai bidang kehidupan baik bagi Prancis
sendiri maupun Dunia Internasional. Dampak Revolusi Prancis adalah:
LAHIRNYA NASIONALISME INDONESIA
pengertian nasionalisme menurut beberapa tokoh di bawah ini:
- Joseph Ernest Renan bahwa nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis. Sebagai contoh adalah bangsa Swiss yang terdiri dari berbagai bangsa dan budaya dapat menjadi satu bangsa dan memiliki negara.
- Otto Bauer mengatakan bahwa nasionalisme adalah kesatuan perasaan dan perangai yang timbul karena persamaan nasib, contohnya nasionalisme negaranegara Asia..
- Menurut Hans Kohn nasionalisme adalah kesetiaan tertinggi yang diberikan individu kepada negara dan bangsa
- Louis Snyder mengemukakan nasionalisme adalah hasil dari faktor-faktor politis, ekonomi, sosial dan intelektual pada suatu taraf tertentu dalam sejarah. Sebagai contoh adalah timbulnya nasionalisne di Jepang.
Perlawanan Di Berbagai Daerah Di Indonesia
Untuk
mempertahankan kedaulatannya muncullah perlawanan bangsa Indonesia antara abad
16-18. Yang melakukan perlawanan terhadap Portugis antara lain adalah Sultan
Hairun dari ternate, kemudian Demak. Kerajaan yang bangkit menentang VOC antara
lain Mataram, banten dan Gowa/Makassar.
1. Perlawanan Rakyat
Maluku tahun 1817
Tindakan sewenang-wenang yang dilakukan VOC di Maluku
kembali dilanjutkan oleh pemerintah Kolonial Hindia Belanda setelah berkuasa
kembali pada tahun 1816 dengan berakhirnya pemerintah Inggris di Indonesia
tahun 1811-1816.
Berbagai tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Kolonial
Hindia Belanda di bawah ini menyebabkan timbulnya perlawanan rakyat Maluku.
PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT SERTA PENGARUH YANG DITIMBULKAN DI BERBAGAI DAERAH
1. Masuknya Kekuatan-Kekuatan Asing Di Indonesia
Bangsa
Eropa yang datang ke dunia timur disebabkan oleh kondisi bangsa Eropa yang
sangat memerlukan rempah-rempah yang didatangkan dari dunia timur, salah
satunya Indonesia.
Dengan
tertutupnya aktivitas perdagangan bangsa-bangsa eropa di laut tengah muncul
keinginan bangsa Eropa untuk mencari sendiri pusat rempah-rempah yang ada di
dunia timur.Hal ini yang menyebabkan berkembangnya penjelajahan Samudra yang
dipelopori oleh Spanyol dan Portugis.
Kedatangan
bangsa eropa ke dunia timur termasuk ke Indonesia tidak terlepas dari kondisi
Eropa sebagai akibat terjadinya Revolusi Perancis, Revolusi Industri, dan
Merkantilisme yang berdampak terhadap dunia Internasional.
BENTUK-BENTUK PASAR
Dari pengalaman sehari-hari, pasar
itu berarti tempat untuk jual beli barang-barang kebutuhan hidup
sehari-hari. Di pasar, ada banyak penjual dan pembeli. Di pasar juga bisa
kita lihat ada berbagai macam barang yang ditawarkan atau dibeli oleh
konsumen. Di pasar orang melakukan transaksi dengan membayar secara tunai.
Artinya, banyak konsumen atau
pembeli datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang tunai. Inilah
pasar dalam arti asli atau konkrit seperti yang nampak pada gambar
di bawah ini.
BIAYA PELUANG
1. Pengertian Biaya Peluang
Biaya
adalah sesuatu yang kita keluarkan atau kita korbankan untuk memperoleh
sesuatu. Biaya bisa merupakan pengeluaran berbentuk uang atau hal lain yang berkaitan
langsung dengan uang.
Biaya peluang timbul akibat adanya kenyataan bahwa faktor
produksi atau sumber daya ekonomi yang tersedia bagi suatu perekonomian
jumlahnya sangat terbatas atau langka. Sumber ekonomi yang sangat terbatas
tidak dapat seenaknya diambil dan digunakan, tetapi harus diperoleh dengan
pengorbanan.
HARGA KESEIMBANGAN dan ELASTISITAS
1. PENGERTIAN HARGA
KESEIMBANGAN
Harga Keseimbangan (Harga Pasar)
merupakan harga yang terjadi sebagai akibat interaksi permintaan dan penawaran
terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut harga pasar.
Kecenderungan pembeli ialah menginginkan harga murah dengan
kualitasbarang yang bagus, sedangkan
penjual mempunyai kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak.
Kecenderungan berlawanan ini tidak akanmenghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga.Kesepakatan harga pasar terbentuk melalui tawar
menawar antara pembelidan penjual. Hasil tawar menawar antara pembeli dengan
penjual dinamakanharga pasar, dalam ilmu ekonomi disebut harga
keseimbangan atau
equilibrium.
PERMINTAAN
1. Pengertian Permintaan
Menurut ilmu ekonomi, permintaan
adalah berbagai jenis dan jumlah barang dan jasa yang diminta pembeli pada
berbagai kemungkinan harga dalam periode tertentu di pasar.
2. Hukum Permintaan
Hukum permintaan
adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif
antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik
jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang
diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:
“Semakin turun tingkat harga, maka
semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik
tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”
Pada hukum
permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut
berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap
tetap).
PERMASALAHAN EKONOMI
Masalah pokok ekonomi terkait dengan mencari jawaban tiga pertanyaan
what, how, dan for whom. Beberapa ahli menyatakan bahwa jawaban terhadap ketiga
pertanyaan tersebut diatur dalam sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara,
seperti yang terlihat dalam pengertian sistem ekonomi di bawah ini.
Menurut Gilarso (1992:486) sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara
untuk mengoordinasi-kan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen,
pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi,
distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga menjadi satu kesatuan
yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari.
PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN
Manfaat dari suatu
barang adalah kemampuan dari barang itu untuk memenuhi atau memuaskan kebutuhan
manusia. Manfaat suatu barang dapat bersifat subjektif, artinya bergantung pada
orang yang membutuhkannya dan hanya dapat diukur dengan menggunakan tingkat
intensitas kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh barang itu.
Macam-macam kegunaan atau manfaat
barang:
a. Kegunaan bentuk (Utility Plece)
b. Kegunaan Tempat (Utility of
Plece)
c. Kegunaan kepemilikan (ownership
Utility)
d. Kegunaan waktu (Utility of time)
e. Kegunaan pelayanan (Service
Utility)
f. Kegunaan dasar (Emementary
Utility)
BARANG/ BENDA SEBAGAI ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN MANUSIA
Manusia memiliki kebutuhan yang beraneka ragam. Hal tersebut akan selalu berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia itu sendiri.kebutuhan manusia pada zaman dulu dengan manusia sekarang.
Alat pemuas kebutuhan:
1) Pengertian
barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan
Alat pemuas kebutuhan manusia terdiri atas barang dan
jasa. Setiap hari manusia membutuhkan dua alat pemuas kebutuhan tersebut.
Walaupun sama-sama sebagai alat pemuas kebutuhan kedua alat pemuas
kebutuhan tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Barang adalah alat pemuas
kebutuhan yang berwujud misalnya nasi untuk memenuhi kebutuhan pangan.adapun
jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud misalnya jasa dokter
untuk memenuhi kebutuhan kesehatan.
KEGIATAN EKONOMI
Kegiatan Ekonomi yang dilakukan
dalam kehidupan ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga yaitu kegiatan konsumsi,
kegiatan produksi, dan kegiatan distribusi.
1. Kegiatan Konsumsi
Konsumsi adalah tindakan
menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur manfaat suatu barang dalam
memenuhi kebutuhan untuk memelihara kelangsungan hidupnya.
Ciri-ciri barang konsumsi:
a.Barang konsumsi untuk
mempeorlehnya diperlukan pengorbanan (barang ekonomi)
b.Barang konsumsi dikerjakan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia.
c.Manfaat nilai atau jumlah barang
yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur-angsur.
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Berdasarkan pendapat menurut Tim Sosiologi
(2002), interaksi sosial dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk, yaitu :
1. Interaksi sosial yang asosiatif, yaitu
interaksi yang mengarah kepada bentuk – bentuk asosiasi (hubungan atau
gabungan) seperti :
a. Kerja sama
Suatu usaha bersama
antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
b. Akomodasi
Suatu proses penyesuaian
sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok – kelompok manusia untuk
meredakan pertentangan.
SOSIALISASI
PENGERTIAN SOSIALISASI
Sosialisasi
diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu
mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan
norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh
masyarakatnya. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Manusia sebagai
makhluk individu artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu
maksudnya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa
disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Manusia individu adalah
subyek yang mengalami kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya
melalui indera mereka dan dengan masyarakat melalui
kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status
sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui
tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia
lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing
individu. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran
tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan
diambil
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Manusia sebagai
makhluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya
sebagai sarana untuk bersosialisasi. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan
lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling
membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi.
Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan
keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.Manusia bertindak sosial
dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta
meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.
KEBUTUHAN MANUSIA
Kebutuhan adalah keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan jasmani maupun kebutuhan rohani. Kebutuhan manusia tidak terbatas pada kebutuhan yang bersifat konkret (nyata) tetapi juga bersifat abstrak (tidak nyata). Misalnya rasa aman, ingin dihargai, atau dihormati,maka
kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas. Beberapa factor yang menyebabkan kebutuhan manusia itu tidak terbatas antara lain sebagai berikut :
- Makin bertambahnya jumlah penduduk.
- Makin maju ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Makin meluaskan lingkungan perguruan.
- Meningkatkan tingkat kebudayaan manusia.

